Karena Dimakan Usia, Bangunan SDN Sukawangi 2 Ambruk

0
85

GARUT | BPKP NEWS.COM

Gedung SDN Sukawangi 2 Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Garut ambruk karena dimakan usia. Beruntung kondisi bangunan sedang tidak ada aktifitas kegiatan sekolah.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun,ambruknya Gedung SDN Sukawangi 2 itu, terjadi pada Kamis (25/11) sekitar pukul 17.00 WIB.

Melihat kondisi ini, diduga Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut  lalai dalam melakukan pendataan sekolah SDN Sukawangi 2 untuk diajukan dalam perbaikan sekolah.

Kepala Sekolah SD Sukawangi 2 Jajang Kusnandar mengatakan, kondisi bangunan SDN Sukawangi 2 memang mengalami keropos pada bagian atapnya karena dimakan rayap.

‘’Jadi bangunan yang tadinya akan dipakai ruang guru tersebut mengalami kerusakan hampir diatas 80%,’’kata Jajang kepada Radargarut (Grup Jabarekspres.com)

Menurutnya, bangunan yang roboh hanya pada bagian tengah. Terlebih kayu plafon pada bagian atap sudah lapuk. Begitupun pada bagian tembok sekolah terlihat banyak yang mengelupas.

Jajang mengatakan, bangunan sekolah SDN Sukawangi dulunya dibangun kurang campuran semen. Bahkan, katanya menggunakan arang. Sehingga, bagian dinding sekolah tidak terlihat kokoh dan gampang ambrol.

‘’Temboknya juga murudul, Cuma pernah ini saya ngobrol karena ini bangunan udah lama dulunya kebanyakan katanya pake arang bukan semen jadi ini teh murudul di pegang teh,” ucapnya melalui telpon selular.

Jajang mengaku, menjadi kepala sekolah di SDN Sukawangi 2 baru menjabat selama dirinya 2 tahun. Semenjak itu, Bangunan tersebut sempat direnovasi. Namun hanya diganti gentengnya saja.

Waktu merenovasi dirinya Jajang tidak mengetahui secara detailnya. Namun dua kelas sudah ada perbaikan.

‘’Kalau yang direnovasi bangunannya dekat yang roboh atapnya pakai baja ringan namun bangunannya sama rapuh,’’kata dia.

Baca Juga

Anggaran Pendidikan Jabar 2022 Diusulkan 33,21 Persen dari Total Belanja Daerah

Selain itu pada bagian tembok, kondisi lantai sekolah juga tidak jauh berbeda. Lantai keramik banyak yang retak dan lepas.

“ Saya juga jadi kadang-kadang suka was-was karena ruang kelas 4 dan 5 tembokannya juga sudah pada lapuk,” ujarnya

Jajang mengaku, pihak sekolah sudah melaporkan ke pengawas dan korwil agar meninjau bangunan sekolah SD Sukawangi yang ambruk itu.

Dirinya berharap bangunan sekolah SDN Sukawangi 2 dapat diperbaiki, agar siswa-siswi dapat belajar dengan tenang.

Sementara Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Singajaya Didin menngatakan, pihaknya sudah mengintruksikan kepada Kepala Sekolah untuk membuat berita acara dan laporan kejadian tersebut,

“Insya Allah besok berita acaranya akan dikirim ke Disdik Garut,” ucapnya melalui pesan singkat Whatsaap.

Sumber : JabarEkspres.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here