LSM. BPKP Madina Dukung APH Usut Tuntas Terkait Pelecehan Simbol Negara

Mandailing Natal–BPKP NEWS.COM

Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Pemantau Kebijakan Publik Mandailing Natal (DPC LSM BPKP Madina) mendukung penuh Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres Madina untuk mengusut tuntas pelaku dugaan penghinaan simbol negara.

Demikian dinyatakan Ketua DPC LSM BPKP Madina, Fahrizal Sabdah Lubis kepada MNC Trijaya Madina, Selasa (14/09/2021) di Panyabungan.

Tanggapan ini beliau sampaikan, karena melihat sudah tidak ada lagi niat atau etikad baik dari oknum penyedia foto untuk melakukan klarifikasi mengenai foto tersebut.

“Kami dari DPC LSM BPKP Madina mendukung penuh pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas, dugaan penghinaan lambang negara ini”.tegasnya.

Karena imbuhnya, kita melihat sudah tak ada lagi niat dari oknum penyedia foto untuk mengklarifikasi foto tersebut . Yang mana sudah kita ketahui juga bahwa, ketua DPRD Madina pun saat dikonfirmasi media, sudah meminta oknum penyedia foto untuk mengklarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat Madina khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Namun lanjutnya, sampai hari ini kami tidak melihat niat baik dari oknum penyedia foto tersebut untuk mengklarifikasi foto yg sudah menjadi bahan perbincangan ditengah- tengah masyarakat bumi gordang sembilan yang kita cintai ini.

Seperti pemberitaan MNC Trijaya Madina sebelumnya, dugaan tindak pidana pelecehan simbol negara terkait kepala burung garuda pada pet Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution yang mengarah ke kiri ini sudah dilaporkan oleh DPD Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN) ke Polres Madina dengan nomor surat : 0121/GPMN/MN/IX/2021.

Dan tindaklanjut dari laporan DPD GPMN tersebut, Polres Madina telah mengeluarkan surat nomor : SP.lidik/540/IX/RES.7.4./2021/Reskrim tanggal 10 September 2021 dan surat perintah tugas nomor : SP.gas/540.a/IX/RES.7.4./2021/Reskrim tanggal 10 September 2021, untuk mulai melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana pelecehan simbol negara yakni penempatan lambang burung garuda pada foto Bupati dan wakil Bupati Madina TA 2021 yang telah di sebarluaskan dengan sengaja di instansi pemerintahan dan bahkan ke tingkat desa yabg ada di Kabupaten Madina.

Dan sekaligus guna kepentingan penyelidikan tersebut, pihak Satreskrim Polres Madina yang ditandatangani Kasatreskrim, AKP. Azwar Anas, SH, MH, mengundang Ketua DPD GPMN Madina, Azanul Akbar Panjaitan selaku pelapor, agar hadir ke Polres Madina pada tanggal 16 September 2021 untuk dimintai keterangan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.