Kemenlu: Belum Ada Info Relasi Taliban dan Teroris Indonesia

BPKP NEWS.COM

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Abdul Kadir Jailani menyebut belum ada informasi soal keterkaitan Taliban di Afghanistan dengan jaringan teroris di Indonesia.
Abdul mengatakan jaringan-jaringan teroris di Indonesia biasanya punya hubungan dengan Al-Qaeda ataupun ISIS. Menurutnya, Taliban tidak identik dengan dua kelompok teroris internasional itu.

“Dari berbagai informasi dan dari berbagai instansi, kami sejauh ini belum memperoleh informasi adanya keterkaitan langsung antara Taliban dan kelompok-kelompok terorisme di Indonesia,” kata Abdul Kadir Jailani dalam webinar CDCC, Jumat (3/9)

Abdul menyampaikan Taliban memang sempat memiliki kedekatan dengan Al-Qaeda. Namun, pergerakan Taliban lebih didasari oleh keinginan mengusir pengaruh asing di Afghanistan, bukan terorisme.

Meski begitu, ia tak menampik ada potensi gerakan terorisme di Indonesia usai Taliban kembali menguasai Afghanistan. Ia menyebut ada kemungkinan kemenangan Taliban itu mendorong sel-sel teroris di dalam negeri.

“Kita tidak bisa mengingkari potensi digunakannya kemenangan Taliban sebagai sumber inspirasi kelompok tertentu meskipun Taliban tidak menjalin hubungan dengan apa pun,” ujar Abdul

Sebelumnya, potensi pengaruh Taliban terhadap pergerakan terorisme di Indonesia juga dibahas Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto. Ia mengklaim BIN menyusup ke Taliban guna mencegah dampak konflik meluas ke Indonesia.

“Sebelum perang terjadi, maka kita perkuat ini diplomasi dari seluruh elemen. Kita menyusup ke seluruh kelompok-kelompok perlawanan, termasuk Taliban sendiri,” tutur Wawan dalam diskusi daring yang digelar Partai Gelora, Rabu (1/9).

Pihak Kemenlu sendiri menyampaikan posisi RI soal hubungan dengan Afghanistan di bawah kekuasaan Taliban. Pemerintah Indonesia masih menunggu sikap negara-negara lain.

Taliban kembali menguasai Afghanistan sejak 15 Agustus ketika Amerika Serikat memutuskan untuk hengkang dari negara tersebut.

(CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.