Warga Terdampak Mega Proyek Kereta Cepat Cina Indonesia (KCIC) Makin Putus Asa

CIMAHI – BPKP NEWS.COM
Merasa hampir putus asa, warga terdampak mega proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), kampung Cihonje Rt.4 Rw.16 Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan, rencana akan menghadap Presiden, karena sudah setahun lebih kebanjiran terus disaat turun hujan.

Hari ini (kamis 01/7) hujan sangat deras sudah pasti kita disibukan dengan mengamankan barang barang”, ujar Pepen salah satu warga yang namanya tercantum dalam Surat Keputusan Walikota Cimahi tertanggal 08 Juli 2020, nomor 5516/1980/DPUPR.

Perihal: Dampak Pembangunan Proyek KCJB di Kelurahan Utama. Dan Berdasarkan surat dari Lurah Utama, kecamatan Cimahi Selatan, nomor 600/23/Sarpras tanggal 27 Januari 2020 Hal permohonan, dampak dari pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Rt.04 Rw.16 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, sebagai berikut:

• Terjadi Banjir/Genangan air di Rt.04 Rw.16 dengan ketinggian air 50 cm hingga 100 cm akibat dari urugan kegiatan pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta Bandung.

• Genangan air tersebut berdampak paling parah terhadap 4 (empat) rumah milik:

a. Bapak Engkus
b. Bapak Pepen
c. Bapal Mimi
d. Bapak Atang

• Kondisi 3 rumah yang terkena Banjir/Genangan air sudah tidak dapat di tempati dan sampai saat ini anggota keluarga yang terdampak sudah mengungsi/menyewa ditempat lain.

“Meski sudah dikeluarkan surat keputusan dari pemerintah Kota Cimahi, akan tetapi sampai dengan hari ini belum juga ada kabar bahwa kami keluarga terdampak mega proyek KCIC akan terselesaikan masalahnya, maka dari itu, Rencana Akan Menghadap Presiden”, ujar Pepen, Jumat (02/7/2021).

Baca Juga Pimpinan Komisi 1 DPRD Kota Cimahi Lakukan Sidak ke Lokasi Terdampak Mega Proyek KCIC

Dikatakannya juga, bahwa sudah disampaikan melalui audiensi bersama komisi 1 DPRD Kota Cimahi dan juga pimpinan Komisi langsung Sidak ke lokasi terdampak, namun belum juga ada kabar baik untuk menyelesaikan masalahnya.

Diwaktu yang sama, Deddy Supriadi sebagai Ketua LSM Cobra yang telah dikuasakan oleh pihak keluarga korban banjir terdampak mega proyek KCIC mengatakan, bahwa dirinya bersama warga rencana akan menghadap ke istana negara, menemui Presiden Joko Widodo.

“Ya, kita rencana akan menghadap beliau, Presiden, untuk mengadukan permaslahan ini”, cetus Deddy.

Lebih lanjut, Deddy menyampaikan, dirinya juga merasa bahwa semua pihak yang mengetahui permasalahan ini terkesan lambat atau acuh terhadap penyelesaian masalah warga terdampak mega proyek KCIC.

“Dalam waktu dekat ini, jika tidak ada kabar baik dari pihak-pihak terkait dan juga pemerintah setempat, maka kita akan keluhkan, kita akan adukan kepada bapak Presiden Jokowi”, tegasnya.

Kendati demikian, Deddy juga menunggu kabar dari pihak Komisi 1 DPRD Kota Cimahi yang rencananya akan memanggil semua pihak terkait, dalam audiensi tahap kedua.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.