Pernyataan Gubernur Jabar terkait Haji 2021, sudah Mewakili Aspirasi Calon Jemaah

BANDUNG — BPKP NEWS.COM

Pernyataan Gubernur Jabar tekait pembatalan Ibadah Haji Tahun 1442 H 2021 M oleh pemerintah pusat, sudah cukup mewakili harapan para calon jemaah haji dari Jawa Barat, artinya permintaan Gubernur Jabar agar pemeritah pusat kembali melobi ulang Pemerintah Arab Saudi untuk keberangkatan haji tahun 2022 merupakan aspirasi masyarakat yang patut dipertimbangkan. Demikian pernyataan Ketua Presidium Jaringan Masyarakai Institut, Cecep Z Sopian 10/06/2021 di Bandung.

“Sebagai representasi masyarakat Jawa Barat wajar dan patut dihargai Gubernur Emil menyampaikan aspirasi tersebut, jika hanya terkait persoalan Pandemi Covid 19 membatalkan pemberangkatan haji 2021 perlu dipertimbangkan, apalagi semua persiapan pelaksanaan ibadah haji 2021 sudah dijalankan sebagaimana mestinya”

“Kami tidak setuju jika pernyataan gubernur Jawa Barat tersebut dikaitkan adanya unsur politik atau kepentingan pencitraan, ini semata-mata kewajiban menyampaikan saja atas nama masyarakat Jawa Barat, karena saya kira pemerintah pusat pun harus banyak mendengar aspirasi dari bawah terkait pembatalan pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 tersebut”, tegasnya.

Cecep menambahkan, bisa dibayangkan kekecewaan dari para calon jemaah haji atas kebijakan tersebut dan kekecewaan ini tentu dirasakan pula oleh masyarakat lainnya termasuk Gubernur Jabar, jadi pernyataan gubernur terkait pembatalan merupakan respon biasa dan bukan sebuah penolakan.

Di Jawa Barat ada 37.988 calon jamaah haji (calhaj) tahun 2021 yang sudah siap diberangkatkan, namun pemerintah pusat mengambil kebijakan menunda pemberangkatan haji untuk tahun 2021, sehingga pupus harapan para calon bisa melaksanakan ibadah haji di tahun 20121 ini, meskipun demikian kebijakan pemerintah pusat tersebut juga harus tetap dihargai sebagai sebuah keputusan yang sudah dipikirkan secara matang dan cermat.

JMI meminta kepada masyarakat untuk tidak ‘menubrukan’ pernyataan Gubernur Jawa Barat dengan kebijakan penundaan pemberangkatan ibadah haji tahun 2021 dari pemerintah pusat karena sangat kontraproduktif dan bisa melukai para calon Jemaah haji yang memang batal berangkat haji tahun ini.

Untuk itu JMI menyampaikan harapan kepada masyarakat Jawa Barat untuk bersikap sabar atas kebijakan penundaan pemberangkatan haji tahun 2021 yang sudah diambil oleh pemerintah pusat dan juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat atas aspirasi harapannya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.