Banyak Hotel Di Bandung dijual terimbas Covid-19

BANDUNG – BPKP NEWS.COM
Imbas dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sempat pemerintah terapkan sangat berdampak pada geliat industri perhotelan, termasuk di Kota Bandung, Jawa Barat.

Akibatnya, sejumlah hotel di Kota Bandung dijual karena tidak adanya kunjungan tamu selama pandemi Covid-19.

Berdasarkan temuan pada platform jual beli properti online, cukup banyak hotel berbintang dan melati yang dijual. Kisaran harganya mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar membenarkan adanya hotel yang dijual.

Herman menyebut, hotel yang dijual diakibatkan ketidakmampuan mereka untuk pemulihan. Kini ada sekitar sepuluhan hotel di Bandung yang dijual melalui platform jual beli properti.

“Banyak (dijual) lebih dari satu-dua. Sekitar puluhan dan itu di Bandung saja ya. Belum wilayah Jawa Barat lainnya,” ungkapnya.

Terkait ini, Kepala Disbudpar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengakui, memang ada sebagian hotel non bintang yang tutup terimbas pandemi Covid-19.

“Sampai saat ini kami, pemerintah, belum mendapatkan laporan resmi dari pemilik perihal hotel bangkrut sebagai dampak dari pandemi Covid-19,” ujar Kenny via pesan singkat, Minggu (14/2).

Menurut Kenny, sebagai upaya bertahan dalam masa sulit seperti sekarang, berdasarkan pantauan lapangan, mayoritas hotel tetap berjalan dengan sistem penghematan.

Upaya penghematan tersebut seperti dengan merumahkan sebagian karyawan perhotelan dan pemberlakuan shift kerja karyawan.

Pandemi yang masih terjadi, sambung Kenny, memang sangat menyulitkan dan berdampak pada sektor perekonomian, termasuk pariwisata dan perhotelan.

“Cukup berat memang. Ditambah sekarang masyarakat juga mengurangi mobilitas keluar rumah,” imbuhnya.(Radar Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.