KETUA UMUM BPKP KECAM PIDATO ACHMAD YURIANTO YANG TERKESAN DESKRIMINATIF

REDAKSI | 31 Maret 2020

BANDUNG, BPKP NEWS – Pernyataan Juru Bicara pemerintah untuk menangani kasus COVID-19, Achmad Yurianto yang mengatakan bahwa Virus Corona ini memudah menular dari orang miskin membuat Ketua Umum Badan Pemantau Kebijakan Publik (BPKP), Tarmizi, Berang dan mengecam pernyataam Achmad Yurianto, Dia mengatakan, pernyataan Yuri sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang pejabat Publik terlebih Yuri adalah juru bicara pemerintah, jadi isi pidatonya mengandung  rasis dan wajib dipidanakan, Tegasnya.

“Di tengah-tengah kondisi seperti ini, pidato Yuri sangat tidak etis Sebagai Jubir, apa yang dikatakan yuri sangat melukai rakyat Indonesia, yang seharusnya pidatonya menyejukan dan menenangkan situasi yang terjadi, selain terkesan deskriminatif dan apriori” kata Tarmizi dalam keterangan persnya, Senin (30/3).

Pidatonya terkait dengan pembaruan penanganan Corona, Yuri menyebut yang kaya melindungi yang miskin dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya. Tentu sambutan ini membuat geger, karena diangggap pidato sumber penyakit ini berasal dari orang-orang miskin.

“Ini sudah rasis, tidak pantas keluar dari mulut seorang pejabat publik. Penyakit ini menyerang bukan pada orang kaya maupun orang kurang mampu, tapi menyerang siapapun. Kami sangat menyesalkan pernyataan ini. Apalagi ini disiarkan oleh stasiun tv, tentu akan sangat menyakitkan,” tegas Tarmizi.

Kalau tidak segera melakukan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, kami DPP BPKP Melalui LBH BPKP akan segera melakukan Class Action untuk melaporkannya ke fihak Kepolisian, juga kami akan melaporkannya kepada Presiden Joko Widodo untuk segera di Pecat, Ujarnya

One thought on “KETUA UMUM BPKP KECAM PIDATO ACHMAD YURIANTO YANG TERKESAN DESKRIMINATIF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.