SILAHTURAHMI LINTAS ORMAS dan SOSIALISASI KEBENCANAAN BERTAJUK NGACA-PRAK Pi BANCANG PAKEWUH-eun” DI KABUPATEN BANDUNG BARAT

Forum ormas dan Lsm se Kabupaten bandung Barat melaukan foto bersama foto : BPKP NEWS

KBB, BPKP NEWS. –  DPC Manggala Garuda Putih Kabupaten Bandung Barat mempersatukan beberapa ormas setingkat cabang di KBB pada acara silahturahim berbagi informasi kebencanaan yang diselenggarakan di Sekretariat DPC MGP KBB (12/3), Hadir diantaranya adalah Pemuda Pancasila, Gibas, GMBI, LMP, Paku Pajajaran, Sundawani. Sedangkan untuk keseluruhan gabungan ormas di KBB yang tergabung dalam GOALS KBB akan dibuatkan khusus dalam waktu dekat dengan alasan keterbatasan kapasitas ruang pada acara hari ini.

Kang Cakra sebagai Ketua BPB DPP MGP memberikan sosialisai tentang ancaman potensi bencana di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan memberikan penyuluhan khusus untuk antisipasi COVID-19 yang baru saja statusnya ditingkatkan oleh WHO menjadi pandemic. Selaras dengan hal ini, DPC MGP KBB juga menyediakan 1 unit ambulan lengkap dengan petugas medis yang siaga hingga acara berakhir sebagai komitmen menjalankan salah satu protokol penyelenggaraan acara yang dirilis pemerintah.

Sosialisasi program “Siap Siaga Selamat Darurat Bencana 72 Jam” dibawakan oleh Ketua Badan Penanggulangan Bencana MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat. Kang Rezal Walyan menyampaikan bahwa pemahaman tentang program ini sangatlah penting dan dapat diaplikasikan oleh semua masyarakat “lintas-strata”. Beliau juga memberikan pengenalan awal tentang Tim Tanggap Darurat Berbasis Masyarakat atau yang lebih dikenal dengan CERT.

Kang Cakra dan Koordinator 1 BPB DPP MGP (Kang Obe) yang juga sebagai peserta ToT CERT Angkatan Pertama tahun 2020 memberikan tips peragaan beberapa modul First Responder yang dengan antusias disimak oleh seluruh peserta acara hari ini.

Saat jamuan makan malam di kompleks perkantoran Bupati Bandung Barat, Rezal Walyan menyampaikan apresiasi kepada Kang Usep selaku Ketua DPC MGP KBB dengan mulai dibiasakannya memberikan informasi Safety Induction (Induksi Keamanan) di acara-acara yang digelar di KBB. Induksi Keamanan adalah hak visitor yang berkunjung untuk mengetahui potensi ancaman bencana apa saja yang ada di tempat itu dan bagai mana bereaksi jika terjadi sebuah bencana, sekaligus itupun menjadi sebuah kewajiban tuan rumah untuk menjelaskan kepada visitor.

Secara khusus, Rezal Walyan melihat bahwa mitigasi dalam jenis bencana sosial sesuai UU No 27 Tahun 2007 tentang kebencanaan, telah dilakukan oleh Kang Usep dengan merangkul semua unsur lintas ormas. Hal ini menjadi suatu kekuatan dalam kebersamaan memerangi kebencanaan di Kabupaten Bandung Barat. Adapun Kang Cakra sangat mendukung rencana DPC MGP KBB untuk membuat acara lintas ormas di KBB yang rencananya dalam bulan ini akan dilaksanakan.k(atar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.