Ketua Umum BPKP Kritik Keras Soal Pembangunan Kolam Renang di Rumah dinas Ridwan Kamil

Bandung.Bpkpnews.com-  Dikutif dari Detik.com terkait Pemprov Jabar merevitalisasi sejumlah sudut di Gedung Pakuan, Kota Bandung. Pengerjaan yang dilakukan berupa penataan taman hingga pembuatan kolam renang untuk sarana olahraga di rumah dinas Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Kepala Biro Umum Setda Pemprov Jabar Iip Hidayat mengatakan revitalisasi Gedung Pakuan bersamaan dengan Gedung Sate, yang juga tengah berjalan. Anggaran untuk revitalisasi Gedung Pakuan mencapai Rp 4 miliar.

“(Revitalisasi) Gedung Pakuan sekitar Rp 4 miliar. Pengerjaannya lebih sedikit dibanding Gedung Sate,” kata Iip saat dihubungi via telepon seluler, Kamis (14/11/2019).

Ia menuturkan penataan itu meliputi penataan taman di bagian belakang dan pembangunan fasilitas kolam renang. Khusus pembangunan kolam renang merupakan fasilitas olahraga baru untuk penghuni Gedung Pakuan.

“Kami menyediakan penataan taman, kan Pakuan juga didatangi masyarakat kalau ada pengajian atau jumatan. Kami bikin tempat kebugaran, kami bikin kolam renang kecil tapi lumayanlah untuk menjaga kesehatan-kebugaran Pak Gubernur,” tutur dia.

Selain taman, penataan kolam ikan masuk dalam paket pengerjaan revitalisasi Gedung Pakuan.

“Ada penataan kolam ikan. Pokoknya Rp 4 miliar semuanya. Lokasinya di belakang halaman belakang (Gedung) Pakuan dekat lapangan tenis,” ungkap dia.

Pihaknya menargetkan pengerjaan revitalisasi Gedung Pakuan ini rampung pada Desember 2019. Kontraktor sudah menerapkan sistem shift untuk mengebut pengerjaan di musim hujan.

“Targetnya Desember juga. Pokoknya yang dikerjakan ini ketat waktunya, karena nggak ada waktu lagi. Karena itu, mereka sudah siap menggunakan sistem kerja shift tak mengandalkan kalender,” ujar Iip. 

Pembanguna beberapa fasilitas tersebut, di kritik keras oleh Ketua Umum Badan Pemantau Kebijakan Publik (BPKP), A.Tarmizi, ” seyogyannya seorang Ridwan Kamil sebelum memutuskan untuk membangun beberapa fasilitas baik kolam ikan, kolam renang dan ruang kebugaran lainnya dikaji serta dipertimbangkan secara matang bagaimana dampak dari pembangunan tersebut terutama sentimen rakyat Jawa Barat, karena pembangunan fasilitas tersebut menelan anggaran yang tidak sedikit, dapat saya katakan seorang “RK ”  tidak memiliki sense of crisis dan kepekaan terhadap segala permasalahan serta ketimpangan sosial yang sedang  terjadi dan dialami oleh rakyat jawa barat terutama masalah himpitan ekonomi,” Tuturnya.

Lanjut,” seharusnya sebagai kepala daerah (pemimpin) bisa meneladani dan mencontoh seorang Jokowi, baik kesederhanan serta jauh dari gaya hidup glamor, padahal beliau seorang Presiden “pungkasnya. 

*****TRM******

 

 

One thought on “Ketua Umum BPKP Kritik Keras Soal Pembangunan Kolam Renang di Rumah dinas Ridwan Kamil

  1. Ping-balik: dark fox market url

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.